31
07
2008
Cicak cicak di dinding..
Diam-diam merayap..
Ada seekor nyamuk..
Hap..Lalu di tangkap..
Pasti semua orang ingat dan tahu lagu anak-anak di atas kan? Dari anak kecil sampai orang tua. Apalagi sempat dijadikan iklan obat nyamuk juga.
Ada cerita lucu mengenai cicak. Seorang teman, dia phobia dengan binatang reptil ini. Hihi tiap ada cicak dia selalu siap sedia pasang kuda-kuda. Pernah suatu ketika mau mandi, tiba-tiba sang cicak yang hinggap di langit-langit kamar mandi kurang erat pegangannya hehehe, alhasil cicak jatuh tepat di depan teman ini.
“Arrrgggghhhhhhhhhhhhhhhhhh” Dia menjerit sekencang-kencangnya.
Ibunya di luar sana kebingungan. “Dik..dik..kenapa kakakmu itu?”
Adiknya menjawab “Halah mam, paling-paling juga cicak…”
* haha
piss prut.. *
Berbagi
Comments : 9 Comments »
Categories : Duch
29
07
2008
Tidak banyak gambar yang dapat dari hasil melancong ke klenteng kemarin. Apalagi bermodal hape jadul nan lemot. Hanya beberapa foto saja itupun mungkin membuat nafas hape saya terengah-engah hehe.. Read the rest of this entry »
Berbagi
Comments : 10 Comments »
Categories : Kemana dimana
">Bintang jatuh
28
07
2008
Malam ini saya dan Adi duduk di teras kantor, mengomel, menggerutu, tentang listrik yang tiba-tiba dimatikan tanpa pemberitahuan. Berbagi cerita tentang segala hal, termasuk urusan kantor.
Tidak sengaja kami berdua memandang ke langit. Ada cahaya terang bintang jatuh. Muncul hanya dalam hitungan 1 detik. Ekornya benar-benar bersinar.
*Subhanallah*
Kata itu yang muncul dalam benak saya. Tidak lupa saya mengucapkan beberapa doa yang berharap terkabul, seperti cerita-cerita selama ini tentang bintang jatuh.
“Di tadi lihat g bintang jatuh barusan?”
“iya, terang banget”Jawab Adi.
*ternyata saya tidak salah lihat*
Akhirnya saya bangkit dari duduk dan mencari tempat yang lebih leluasa untuk memandang ke langit. Langit tidak terlihat seperti biasanya. Bintang begitu terang dan lebih banyak bertaburan. Mereka seperti mendekati bumi. Saya dan adi beberapa kali melihat bintang jatuh lagi tapi tidak seterang yang pertama tadi. Maha besar Allah.
*ini tidak ada kaitannya dengan UFO kan?*
Berbagi
Comments : 10 Comments »
Categories : Serba-serbi
">Tewas tanpa pemberitahuan.
28
07
2008
Asem..Semprul..Ancrit..Kuran ajir..
Listrik tiba-tiba mati tanpa ada pemberitahuan. Belum sempat nge-save apapun.Gelap gulita dimana-mana. Mana hanya 2orang di kantor.
*semoga ga ada yg ‘jahil’*
Berbagi
Comments : 5 Comments »
Categories : Duch
">Kwan Sing Tee Koen 1846 Birthday Celebration
25
07
2008
Aroma dupa dimana-mana, nafas saya tidak kuat rasanya. Banyak orang tionghoa dari macam-macam kota berbaur jadi satu di tempat ini.
Saya sempat tertarik sebuah benda yang dijajakan para pedagang dadakan di sana. Sebuah sepatu, mirip sepatu para atlet wushu. Di situ tertulis made in china. Tapi tidak tahu china daerah mana, bisa saja china rungkut Surabaya hehe.
Saya coba sepatu ukuran 8., oh ternyata pas bisa masuk enak di kaki. Tapi saat mencoba menutup resletingnya,
“auw sakit” resleting tidak penuh menutup, baru setengah jalan sudah menyangkut di kaki saya. Sial ukuran 9 tidak ada, saya mencoba no 10 tapi terlalu besar, ujungnya longgar. Dengan kecewa saya urungkan niat untuk beli.
Saya teruskan perjalanan lebih dalam masuk di area klenteng. Di sana sini berjubel orang, sembahyang, berfoto ria, dan yang lainnya. Tepat di tengah area klenteng ada sebuah panggung berlatar belakang hotel megah klenteng ini. Di sana di gelar lelang beberapa liontin emas yang di pandu oleh Eko patrio. Saya tidak begitu menanggapi, mana punya saya uang puluhan juta. Yang saya ingat dari acara lelang terakhir sebuah kalung seberat 33,400 gram yang bergambar ikon klenteng ini yaitu seekor kepiting, yang di percaya membawa keberuntungan, terjual dengan harga 36 juta [ralat: sebelumnya tertulis 33 juta], oleh bapak wijaya dari tuban.
Acara lelang sudah usai, saya pegal juga berdiri di antara kerumunan orang-orang. Maklum orang selundupan yang penasaran dengan budaya orang tionghoa. Apalagi di tambah sibuk memencet keypad hape jadul saya demi para 3d mania.
Duo maya, penampilan hiburan berikutnya. Saya terperanggah melihat permainan melody gitar may chan dalam intro lagu EGP kali ini, di iringi alunan musik oriental dari band pendukung. Sayang jangkauan kamera hape jadul saya tidak sempat mengabadikannya. Saya benar-benar menikmatinya. Pandangan saya tidak lepas dari setiap gerakan Maya Estianty. Saya sempat bergumam.
*Sangat disayangkan wanita secantik dia disia-siakan*
Lagu kedua, lelaki buaya darat. Sepertinya sebuah ekspresi dari gejolak rumah tangganya selama ini. Saya agak terkejut di saat dia memasuki sebait lirik yang beda dari biasanya.
“..Untungnya..A..Aku masih punya BUAYA yang lainnya…
Tapi mengapa aku..Masih saja..Tertipu olehnya..”
Maya begitu semangat membawakan lagu ini, memang benar ungkapan rasa seorang Maya. Duh Maya andai saya bisa menggapaimu. Hehe mimpi kali ya?
Waktu menunjukkan pukul 22. Banyak orang-orang mulai meninggalkan tempat duduknya. Alhamdulillah beruntung bagi saya dengan kepergian mereka. Tempat duduk di baris ketiga membuat leluasa pandangan menikmati acara malam ini. Cukup dulu ya para teman 3d, tangan saya capek, baterai hape jadul saya tinggal sedikit. Saya menikmati acara dulu.
*Lega bisa duduk*
Berbagi
Comments : 8 Comments »
Categories : Kemana dimana
24
07
2008
“Bintang kecil di langit yang biru” ale bersenandung lagi malam ini.
“Sebentar le, langit di atas warnanya apa?” saya memotong nyanyian dia.
“Hitam” dengan cepat ale menjawab.
“kalau begitu tadi kok nyanyinya bintang kecil di langit yang biru?Kan warnanya hitam?” saya menjelaskan.
Dia tersenyum manis sambil berkata “Emang gitu kok om lagunya”
“Mestinya gini le, bintang kecil di langit yang tinggi” saya beritahu dia.
“Oiya om, iya” Dia membenarkan.
“Bintang kecil di langit yang tinggi…….”
*nikmatin juga ngemong anak-anak*
Berbagi
Comments : 7 Comments »
Categories : Ketawa Ketiwi